Nah... tiba-tiba di bulan yang suci ini gue kedatangan tamu suci. (Bukan Suci namannya) tamu suci itu sahabat gue yang jauh-jauh datang dari Palembang yang sengaja ke Jogja untuk liburan... (
Kenapa gue seneng? ya karena gue kedatangan sahabat gue dari jauh...
Kenapa gue sedih? gue harus menjadi Tour Guidenya dia selama di Jogja dalam keadaan gue sedang berpuasa.. dia juga lagi berpuasa..
PRAMBANAN...
Setelah berpanas-panas ria bareng Jimmy melalui jalanan yang cukup macet dan cukup ngeselin karena Motor dan Mobil saling mendahului tibalah kita dia Prambanan.. *TOUCHDOWN*
suasana Perambanan tidak begitu sepi tidak begitu ramai alias biasa saja...
JREEEEEEEENGGGGGGGG!!!
Suasana panas makin membara seakan membakar muka gue... seketika muka gue yang putih mengkilau langsung gosong karena bakaran sinar matahari yang terasa sanagat membakar..
gue terus jalan naik anak tangga yang tidak begitu banyak namun makin menyiksa.. Butiran debu berhembus terbawa angin....
Dengan sabar gue nemenin Jimmy mengelilingi sekitaran Candi dengan semangatnya yang terus membara (Maklum belum pernah ke Prambanan) tidak hanya itu gua dijadiin dia layaknya seoarang Fotografi profesional..
Hasil jepretan gue....
Jimmy terus terkesima melihat keindahan alam yang di ciptakan sang maha kuasa begitu indah.. ia terus memasuki satu persatu Candi.. gue sendiri masih sabar jadi Tour Guidenya Jimmy..
Satu jam belalu kita istirahat sejenak di bawah Pohon.. tonggorokan gue terus teriak minta di isi air tetapi gue berusaha mengalihkan rasa haus itu dengan ngobrol dengan beberapa bule yang duduk di sebelah gue namun gue makin Haus karena ngeliat bule itu tanpa muka bersalah nenggak air mineral dingin yang sudah pasti nikmat rasanya.. dan gue hanya menelan air liur :(
Jimmy sendiri sama sekali tidak terlihat haus atau kecapean ia malah asyik menikmati pemandangan yang ada di depan mata...
Enggak lama kemudian kita bangkit berdiri untuk pulang dan gue tahu buat keluar area Perambanan ini untuk menuju ke parkiran itu sangat jauh harus berjalan kurang lebih satu kilo...
Masi dalam keadaan sabar gue terus berjalan diantara rindangnya pohon yang setidaknya menampis sinar matahari yang benar-benar membakar....
Lalu kita mampir ke Musholla untuk Sholat Ashar... setelah Sholat gue termenung sebentar, kenapa gue sempat berpikir untuk membatalkan puasa karena hanya alasan Haus dan Panas... padahal gue tahu diluar sana banyak yang bekerja keras saat bulan puasa namun mereka tetap menjalankan ibadah yang hanya datang satu tahun sekali.. Astafirghlaah... gue mengusap wajah gue...
Siapa yangmembatalkan puasa 1 hari di bulan Ramadhan tanpa rukhshah (keringanan) atau sakit, tidak akan tergantikan walaupun dengan puasa selamanya, meski dia berpuasa. (HR Tirmizy, Abu Daud, Ibnu Majah, An-Nasai)
SO....
Sebenarnya melakukan Travelling saat bulan puasa itu sangat mengasyikan apabila kita tidak merasa terbebani, jangan jadikan Puasa alasan untuk kita tidak beraktivitas, untuk kita tidak melakukan Travelling ringan.... Nikmatin aja alam yang ada di sekitar kita yang pasti jika kita menikmati alam sekitar kita entah itu panas atau dingin yakinla semua itu akan terkalahkan dengan niat kita sungguh-sungguh ingin berpuasa...
Ohya, apabila sobat-sobat yang enggak sengaja ngebaca tulisan saya.. mungkin bisa Nge'Vote saya dengan cara mengunjungi http://www.burufly.com lalu klik Vote ya.. Thanks banget.. Semoga bermanfaat



